Fatwa & Putusan Hukum & HAM Konawe Kepulauan

Wakil Ketua DPRD Konkep Serahkan Diri ke Kejaksaan Negeri Konawe

DURASISULTRA.ID, KONAWE KEPULAUAN – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe telah mengeksekusi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe Kepulauan (Konkep), Imanuddin.

Eksekusi tersebut terkait perkara Nomor:11/Pid.Sus/2021/PT KDI dengan terpidana Imanuddin. Eksekusi ini dilakukan karena perkara pidana pemilu di Konawe Kepulauan ini telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Konawe, Irwanuddin Tadjuddin, SH, MH mengatakan eksekusi terhadap terpidana Imanuddin dilakukan dengan cara pendekatan secara persuasif. Sehingga pada Ahad malam (14/2/2021) Pukul 21.30 Wita, terpidana langsung ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas ll B Unaaha.

“Jadi yang bersangkutan Imanuddin hadir di Kejari Konawe pada Minggu malam. Terpidana kooperatif datang di Kejari Konawe,” ujarnya.

Eksekusi dilakukan karena pihaknya telah menerima amar putusan dari Pengadilan Tinggi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Pengadilan Negeri (PN) Unaaha.

Menurut mantan Kajari Buol ini, perkara pidana pemilu tersebut sudah berkekuatan hukum tetap, sehingga tidak ada alasan bagi JPU untuk tidak melakukan eksekusi atas putusan Pengadilan Tinggi Sulawesi Tenggara tersebut.

“Perkara ini hanya sampai di tingkat banding saja. Tidak ada lagi upaya hukum Kasasi atau peninjauan Kembali, sudah inkracht. Makanya terpidana kita eksekusi” pungkasnya.

Diketahui, Imanuddin didakwa oleh JPU telah melakukan fitnah kepada mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Konkep, Abdul Halim yang juga calon Bupati Konkep. Sementara untuk persidangannya berlangsung di Pengadilan Negeri Unaaha.

Berdasarkan hasil sidang putusan dengan nomor perkara: 2/Pid.Sus/2021/PN Unh yang dipimpin Majelis Hakim Febrian Ali, SH, MH, terdakwa Imanuddin terbukti bersalah dengan sengaja melakukan fitnah kepada mantan Kepala Bappeda Konkep, Abdul Halim yang juga calon Bupati Konkep.

Meski terbukti bersalah, Hakim PN Unaaha hanya menjatuhkan vonis lima bulan penjara bersyarat terhadap terdakwa Imanuddin. Terdakwa yang diketahui menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Konkep ini juga tidak dilakukan penahanan, hanya menjalani hukuman percobaan selama satu tahun dengan syarat tidak mengulangi kasus yang sama.

Baca Juga  Kemendagri Tunjuk Andi Tenri Sebagai Pj Bupati Konsel

Karena tidak puas atas putusan yang dijatuhkan Majelis Hakim kepada terdawa, Jaksa Penuntut Umum Kejari Konawe langsung melakukan upaya hukum dengan mengajukan banding pada Pengadilan Tinggi Sultra dengan nomor perkara : 11/Pid.Sus/2021/PT KDI.

Alhasil, Permintaan banding JPU Kejari Konawe diterima oleh Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Sultra. Terdakwa Imanuddin divonis tiga bulan 15 hari kurungan penjara. Putusan itu dibacakan majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Sultra yang dipimpin Hakim Ketua, Ferdinandus B SH.

Terpidana Imanuddin merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Konawe Kepulauan. Saat ini, terpidana masih menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah setempat. (RakyatSultra/MAIM)

Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *