Berita Editorial Nasional

Ummat Pertanyakan Nasib HRS di Penjara, Kuasa Hukum: Sibuk Ngajar Ngaji dan Cara Sholat Ke Para Napi

DURASISULTRA.ID, JAKARTA SELATAN – Dua bulan sudah berlalu masa tahanan Habib Rizieq Shibab (HRS) di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri. Ummat kemudian bertanya-tanya tentang kegiatan HRS selama di penjara.

Mantan Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI, Aziz Yanuar menyampaikan bahwa selama berada dalam masa tahanan, HRS banyak berdakwah serta mengajar cara baca al quran kepada para tahanan lainnya.

“Kegiatan membaca, berdiskusi agama serta berdakwah. Mengajari para tahanan yang belum bisa ngaji dan salat agar bisa salat dan mengaji. Yang sudah bisa jadi tambah baik,” tutur Aziz sebagaimana yang dilansir dari media Oke Zone, Selasa (16/2/2021).

Selain itu, lanjut Aziz, HRS juga memanfaatkan waktu untuk menyusun disertasinya terkait Metode Pemisahan Antara Masalah Usuliyyah dan Furui’yyah menurut Ahlu Sunnah Wal Jama’ah.

“Iya betul beliau tengah menyelesaikan disertasi. Judulnya terkait ushuludin detailnya saya tidak tahu,” ujar Aziz.

Terkait kondisi kesehatan HRS sendiri, kata Aziz masih dalam masa pemulihan.

Aziz juga menyampaikan bahwa HRS berada dalam satu sel dengan menantunya, Habib Hanif Alatas dan mantan Ketua Umum FPI KH Shobri Lubis.

“Saat ini satu kamar ada Habib Hanif dan KH Ahmad Shobri Lubis, jadi banyak bahasan agama bersama bertiga,” tutur Aziz.

Hanif ditahan karena kasus RS Ummi Bogor. Sedangkan KH Ahmad Shobri Lubis, Haris Ubaidillah, Habib Ali Alwi Alatas, Habib Idrus Alhabsy, Maman Suryadi, terkait kerumunan massa di Petamburan.

Sebelumnya, Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro mengungkapkan, kondisi kliennya di dalam sel Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya, sangat mengkhawatirkan. Kata Sugito, Habib Rizieq sempat mengalami sesak nafas hingga hampir pingsan pada 1 Januari 2021, malam.

Baca Juga  MUI: Vaksin Sinovac Halal, Namun Tunggu Penjelasan BPOM Terkait Unsur "Thoyyib"

Saat kejadian itu, Habib Rizieq sempat bersuara keras ke tahanan lain dan tahanan lain menyambungkan terus menerus hingga sampai ke kepala tahanan di Rutan Polda Metro Jaya saat itu.

Sehingga, saat dipindahkan ke Rutan Bareskrim Polri, ia belum mengalami perkembangan. “Beliau kan memang sejak masuk tahanan masih belum selesai benar pemulihannya, sehingga wajar jika akhirnya drop kondisi kesehatannya,” katanya, Sabtu (23/1).

Menurut dia, gejala sakit yang diterita Habib Rizieq masih tidak ada perubahan jika dibandingkan dengan sebelumnya. Bahkan, kata dia, sesak nafas yang diderita Habib kini makin sering dialaminya. “Beliau masih sakit dan sering sesak nafas,” ujarnya saat itu.

Laporan : MAIM

Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *