Peristiwa Wakatobi

Tak Terima Diancam dengan Sajam, Warga Polisikan Seorang Ketua BPD di Wakatobi

DURASISULTRA.ID, WAKATOBI – Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Desa Liya Onemelangka, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, LR, dilaporkan ke polisi karena ulahnya yang dianggap meresahkan masyarakat.

LR dipolisikan karena membawa senjata tajam (sajam) jenis parang sembari berlari mengejar seseorang yang berinisial (HR), Warga Desa Liya Mawi, Kamis malam (25/2/2021).

Menurut keterangan dari Korban, HR, yang juga sekaligus sebagai Pelapor, tanpa alasan yang jelas, terlapor mencabut parang kemudian mengejar pelapor dan istri pelapor sambil berteriak menyebut nama korban.

HR mengungkapkan bahwa pasca kejadian tersebut, pihaknya merasa tidak aman dan merasa terancam sehingga akan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Wakatobi.

“Saya bingung ada masalah apa tiba-tiba dia menyerang saya menggunakan parang panjang dengan lantang berteriak,” ujarnya.

Pihaknya meminta Kapolres Wakatobi beserta jajarannya bisa mengusut tuntas masalah ini agar nantinya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terkait kejadian ini.

Perlu diketahui, Perbuatan terlapor melanggar Pasal 335 KUHP tentang pengancaman dengan senjata tajam. Terlapor terancam hukuman penjara paling lama 10 tahun penjara.

Laporan: LN
Editor: MAIM

Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Baca Juga  Klarifikasi Jubir Gubernur Sulsel: Bapak Dijemput Saat Istirahat, Bukan OTT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *