Kriminal Wakatobi

Soal Galian C Ilegal, Kasat Reskrim Polres Wakatobi Belum Bisa Tetapkan Tersangka

DURASISULTRA.ID, WAKATOBI – Sempat mencuat di media sosial soal penahanan 1 unit alat berat milik PT Buton Karya Konstruksi oleh Satuan Resor Kriminal (Satreskrim) Polres Wakatobi, yang diduga sebagai alat yang digunakan penambang galian C illegal yang terus berlanjut.

Diketahui kasus tersebut berawal dari adanya laporan warga setempat tentang dugaan kegiatan ilegal yang dilakukan oleh PT Buton Karya Kontruksi yang melakukan pertambangan dengan pengerukan material Galian C untuk proyek pekerjaan peningkatan / rekonstruksi jalan pahlawan.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Kasat Reskrim Polres Wakatobi Iptu. Juliman, mengungkapkan pihaknya telah memeriksa 8 saksi diantaranya adalah manajer PT. Buton Karya Kontruksi inisial S, yang juga diduga merupakan pemilik alat berat yang diamankan di Mapolres Wakatobi, Senin (29/3/2021).

“Sementara proses dan sudah 8 saksi diperiksa”, ucapnya

Namun, lanjut Juliman, pihaknya belum menetapkan tersangka dikarenakan belum lengkapnya bukti-bukti ataupun berkas berdasarkan keterangan ahli.

“Ditunggu saksi ahli sejauh ini belum datang. Dan untuk alat berat berupa 1 unit eksavator sampai saat ini masih diamankan di Mapolres Wakatobi”, tuturnya.

Untuk diketahui, atas aktifitas pertambangan ilegal, jika terbukti bersalah, pelaku terancam pidana 5 tahun kurungan badan dan denda 1 Milyar berdasarkan ketentuan pasal 158 undang-undang Minerba nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan UU nomor 4 tahun 2009.

Reporter: LNA
Editor: MAIM

Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Baca Juga  Setubuhi Anak Tiri Hingga Hamil, Seorang Warga Asal Wandoka Dipolisikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *