Hukum & HAM Peristiwa

Polres Butur Dinilai Lambat Tangani Kasus Oknum Polisi Nikah Lagi Tanpa Aturan yang Sah, Kuasa Hukum: Kami Akan Teruskan ke Mabes Polri

 

DURASISULTRA.ID, WAKATOBI – Tak mau diduakan, Sitti Aminah, seorang ibu bayangkari yang berdomisili di Kelurahan Mandati I, Kecamatan Wangi-wangi Selatan, melaporkan perbuatan suami sahnya, seorang Brigadir dengan inisial HL, ke Polda Sultra yang telah menikah lagi dengan wanita di tempat tugas barunya di Buton Utara, dengan laporan polisi bernomor LP/345/VIII/2020/SPKT POLDA SULTRA tertanggal 4 Agustus 2020 dengan sangkaan pasal UU nomor 1 tahun 1946 tentang KUHP pasal 279. Aminah juga mengaku bahwa dirinya telah ditelantarkan bersama kedua anaknya.

Menurut Kuasa Hukumnya, Sitti Aminah merasa kasus yang dilaporkannya terkesan jalan di tempat. Setelah sempat mandek berbulan-bulan di Polda Sultra, kasus kemudian dilimpahkan ke Polres Buton Utara (Butur), namun sampai saat ini juga tidak terlihat adanya tidak lanjut atas laporan tersebut. Bahkan menurutnya, terkesan adanya permainan yang dilakukan pihak penegak hukum, terlebih lagi terlapor adalah ajudan Wakil Bupati Butur.

Kuasa hukum Sitti Aminah, Sarni, S.H., M.H, berharap bahwa penyidikan kasus ini segera dirampungkan oleh pihak Polres Butur, sehingga kliennya bisa mendapatkan keadilan sebagaimana yang seharusnya.

“Kasus ini terkesan sangat lambat ditangani, jadi dalam waktu beberapa minggu ke depan jika masih belum dirampungkan, kita akan menempuh juga upaya hukum lainnya, dengan meneruskan hal ini kepada instansi berwenang yang lebih tinggi ke Mabel Polri,” tegas Sarni.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Buton Utara, AKBP Wasis Santoso, SIK, terkait tindak lanjut laporan nikah tanpa surat cerai dari istri sah, pihaknya menyatakan bahwa hal tersebut sudah diproses hukum dan telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Raha.

“Ini sudah diproses hukum, sudah dilimpahkan ke kejaksaan Muna. Berkasnya sudah disetor kesana,” ujarnya.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Konkep Serahkan Diri ke Kejaksaan Negeri Konawe

Dikonfirmasi secara terpisah, Kasi Intel Kejari Muna, Arif Andiono, mengungkapkan berkas tersebut dikembalikan sejak awal maret lalu ke Polres Butur untuk dilengkapi, namun hingga saat ini penyidik belum melengkapi sebgaimana petunjuk P19.

“Berkas P19 dari awal Maret 2021, hingga saat ini penyidik belum melengkapi berkas sebagaimana petunjuk dalam P19,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Sitti Aminah sendiri selaku pihak pelapor sudah beberapa kali dimintai keterangan tambahan guna kelengkapan berkas sebagai syarat atau pelengkap berkas ke pengadilan. (LNA/MAIM)

Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *