Berita Nasional

Pertama Kali Dalam Sejarah Kepramukaan, Putra Daerah Sultra Pimpin Dewan Kerja Nasional

DURASISULTRA.ID, JAKARTA – Salah seorang Putra Daerah Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali dipercaya untuk memainkan peran strategis di kancah nasional. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Dewan Kerja Kepramukaan Tingkat Nasional, Seorang pemuda berbakat asal Kabupaten Muna, Fatkhul Manan, dipercaya untuk menjadi Ketua Dewan Kerja Nasional (DKN) Pramuka hingga 2023 mendatang.

Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Nomor 026 Tahun 2021 tertanggal 22 Februari 2021 yang ditandatangani langsung oleh Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso selaku Ketua Kwarnas.

Fatkhul ditunjuk oleh 11 orang (dari 17 orang) anggota DKN yang hadir, setelah sebelumnya Ketua DKN masa bakti 2018 – 2023 dinonaktifkan karena adanya sebuah persoalan. Penonaktifan tersebut kemudian diikuti dengan pengunduran diri oleh Wakil Ketua DKN. Sehingga dari kondisi tersebut dilaksanakanlah sebuah Rapat Pleno dengan dua agenda utama yakni memberhentikan Ketua DKN yang dinonaktifkan dan Wakil Ketua DKN yang memundurkan diri, serta memilih Ketua dan Wakil Ketua DKN yang baru.

“Organisasi tidak stabil hampir satu tahun. Dewan Kerja Nasional dianggap cukup lama menyelesaikan persoalan yang terjadi di internal. Sehingga pada tanggal 26 Januari 2021, Ketua Kwarnas Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso mengeluarkan Surat Keputusan yang menunjuk Fatkhul Manan sebagai Plt. Ketua Dewan Kerja Nasional untuk menyelesaikan permasalahan yang ada,” kata Manan kepada rekan media, Kamis (4/3/2021).

Dengan diamanahkannya Manan sebagai Ketua DKN, ia mengaku sudah siap menjalankan sejumlah program, diantaranya, Perkemahan Wirakarya Nasional, JOTA JOTI, Kursus Pengelolaan Dewan Kerja, Latihan Pengembangan Kepemimpinan Nasional, serta berbagai program lainnya yang akan bersinergi dengan Kementerian atau Lembaga Negara.

Sebagai putra daerah Sultra, mantan Ketua Badan eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP UHO ini memberikan beberapa pesan untuk anak muda di Sultra ini agar menerapkan konsep pemikiran yang ia rangkum dalam 3B (Berakhlak, Berinovasi, Berjejaring).

Baca Juga  PKS & MUI Harap Pemerintah Jangan Main Paksa Soal Program Vaksin, Gunakan Pendekatan Persuasif & Edukatif

“Pengembangan Pramuka di Sultra dimulai dengan peningkatan kapasitas anggota dan organisasinya. Untuk anak muda Sultra. Bukan maksud menggurui namun ini hanya saling mengingatkan. Ada konsep 3B untuk anak muda. Berakhlak, Berinovasi, Berjejaring. Dengan konsep itu semoga kita memiliki kualitas kompetitis dan diterima oleh lingkungan manapun,” pungkasnya. (KENDARIINFO/MAIM)

Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *