Kendari Pelayanan Publik

Penjelasan Wali Kota Terkait Larangan Pembuatan Sumur Bor di Kendari

DURASISULTRA.ID, KENDARI – Masyarakat Kota Kendari beberapa waktu lalu dihebohkan dengan penuturan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Hj. Nahwa Umar terkait rencana Pemerintah Kota (Pemkot) yang akan melarang pembuatan sumur bor. Hal itu diungkapkannya saat menghadiri peringatan Hari Air Sedunia Ke-29 Tahun 2021 beberapa waktu yang lalu.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Kendari, H. Sukarnain Kadir menjelaskan bahwa larangan tersebut bakal diberlakukan setelah layanan PDAM di Kota Kendari telah membaik, dan untuk mencapai hal tersebut Pemkot Kendari saat ini tengah berupaya melakukan perbaikan dan pembenahan layanan PDAM.

“Larangan itu berlaku setelah PDAM kita bagus. Bukan tiba-tiba, ini baru rancangan saja. Inikan sudah sementara kita benahi, mungkin butuh waktu sekitar satu atau satu setengah tahun,” terang Sulkarnain.

Ia menambahkan jika PDAM kualitasnya sudah siap, dalam hal ini kontinuitas suplai ke masyarakat bisa mencapai 70%, maka larangan pembuatan sumur bor bakal diberlakukan.

“Kita juga sudah mendapat restu dari Pemkab Konawe terkait pembuatan intake di Tabanggele, semoga setelah ini kita bisa segera mempercepat pembangunan fasilitas itu. Ini memang tidak bisa cepat tapi sedang diproses. Mudah-mudahan bisa menghadirkan air minum yang baik untuk masyarakat,” harapnya.

Wali Kota juga menegaskan bahwa memang pembuatan sumur bor ini memiliki dampak yang kurang baik untuk lingkungan dalam waktu jangka panjang.

“Ini bisa berdampak pada lingkungan kita nantinya,” tuturnya. (SULTRADEMO/MAIM)

Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Baca Juga  Sosialisasi REBT Bagi Remaja Korban Bullying di Sekolah, Siswa Lebih Semangat Belajar Psikologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *