Gaya Hidup Lingkungan Hidup Opini

Memanfaatkan Pekarangan Sempit Dengan Budikdamber

Oleh: Idul Male, S.Pi., M.App.Sc*

DURASISULTRA.ID, KREASI- Pekarangan yang sempit bukan lagi menjadi kendala untuk memelihara ikan konsumsi. Budidaya Ikan Dalam Ember (BUDIKDAMBER) merupakan solusi terhadap permasalahan lahan dalam budidaya ikan dan tanaman.

Untuk wilayah perkotaan dimana lahan pekarangan sudah semakin sempit, ditambah lagi kualitas dan kuantitas airnya yang sudah menurun, maka Budikdamber merupakan pilihan yang cocok.

Ada tiga alasan mengapa budidaya ikan dalam ember saat ini menjadi populer. Yang pertama, metode budidayanya mudah. Dalam Budikdamber, pembudidaya tidak memerlukan teknologi yang canggih dalam proses pemeliharaan ikan. Pembudidaya hanya membutuhkan ember yang berkapasitas 70 L dan pekarangan yang tidak luas. Ember tersebut diisi dengan air kemudian dimasukkan benih ikan yang tahan terhadap kualitas air, seperti ikan lele atau nila, dengan kepadatan benih sebanyak 50 ekor per ember. Setelah itu, ikan dipelihara dalam jangka waktu dua bulan dengan pemberian pakan sekenyangnya sebanyak 2-3 kali sehari.

Yang kedua adalah usaha Budikdamber tidak memerlukan biaya yang besar. Budikdamber tidak memerlukan aliran listrik seperti pada budidaya hidroponik atau aquaponik, tidak memerlukan suplai oksigen maupun sirkulasi air. Budidaya ini hanya memerlukan alat dan bahan yang sederhana yaitu berupa ember dengan kapasitas 70 L, benih ikan yang tahan terhadap kualitas air, benih kangkung, gelas plastik 250 ml dan kawat yang lentur sebagai penutup ember.

Yang ketiga adalah hasil panen cukup menjanjikan. Budikdamber merupakan metode budidaya ikan yang dipelihara bersama tanaman kangkung. Ikan dan kangkung yang dipelihara akan dipanen secara terpisah. Tanaman kangkung dapat dipanen 14-21 hari sejak tanam. Pada saat panen, bagian bawah atau tunas kangkung disisahkan untuk pertumbuhan kembali. Panen berikutnya dapat dilakukan 10-14 hari sekali. Sementara itu, ikan yang dipelihara dapat dipanen dalam waktu 2 bulan.

Baca Juga  5 Sampah Ini Bisa Bersihkan Kulit Sepatu Hingga Sembuhkan Luka

Berikut contoh Budikdamber budidaya ikan lele dan Kangkung.

Kesimpulannya, Budikdamber merupakan usaha yang menjanjikan dengan beberapa keuntungan yaitu budidayanya mudah, tidak memerlukan biaya yang besar dan hasil panen yang cukup menjanjikan. Selamat mencoba.

*Penulis adalah Seorang Analis Budidaya Perikanan, Dinas Perikanan Kota Kendari

Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *