Kolaka Peristiwa

Mayat Tanpa Kepala di Tanggetada Ternyata Nelayan Asal Pomalaa yang Hilang di Perairan Wundulako

DURASISULTRA.ID, KOLAKA – Pihak Kepolisian Resor Kolaka (Polres Kolaka) berhasil mengungkap sosok mayat yang sempat menggegerkan dunia maya. Mayat tanpa kepala yang ditemukan di Desa Tanggetada pada Rabu (10/2/2021) kemarin tersebut, ternyata merupakan seorang pemuda berinisial R yang juga adalah anak dari nelayan Pomalaa bernama Alex yang sebelumnya ditemukan meninggal di Perairan Wundulako pada Jumat (5/2/2021).

Menurut P.S. Paur Subbag Humas Polres Kolaka, Bripka Riswandi saat dikonfirmasi mengatakan, setelah ada informasi penemuan jenazah laki laki di sekitar Desa Tanggetada, Polsek Watubangga langsung berkoordinasi dengan polsek lainnya.

“Saat koordinasi, ternyata memang ada kejadian penemuan jenazah di dekat kapalnya di Pomalaa atas nama Alex yang merupakan warga Kelurahan Dawi-dawi.

“Saat itu nelayan tidak menemukan anaknya yang bernama R. Alex berangkat ke laut pada Jumat (5/2/2021) menggunakan perahu mesin,” tutur Riswandi.

Lanjut Riswandi, almarhum Alex dan anaknya R berangkat menggunakan perahu mesin, keduanya berangkat dari rumahnya yang berada di Perkampungan Bajo menuju ke laut pada Jumat (5/2/2021).

“Kemudian sekitar pukul 03.00 WITA keluarga korban mendengar kabar dari pemancing bahwa ada orang yang tenggelam di sekitar perairan Pulau Buaya Kecamatan Wundulako. Kemudian keluarga melakukan pencarian di tempat tersebut dan menemukan Alex sudah tidak bernyawa di dekat perahunya sedangkan anaknya R saat itu tidak ditemukan.

“Kemudian keluarga membawa pulang mayat Alex dan langsung dikebumikan di Pekuburan Islam Pomalaa. Sedangkan mulai hari itu keluarga terus melakukan pencaharian, sampai dengan pada hari rabu (10/2/2021) sekitar pukul 17.00 Wita pihak keluarga mendengar kabar bahwa telah ditemukan sesosok mayat tanpa kepala di Kecamatan Tanggetada, lalu pihak keluarga mengecek informasi tersebut dan kemudian pihak keluarga membenarkan bahwa mayat tersebut adalah R yang dikenali dari pakaian yang digunakan. Pihak keluarga menerima secara ikhlas bahwa kejadian tersebut adalah musibah,” ujar Riswandi.

Baca Juga  Bupati Kolaka Akan Mutasi Nakes yang Enggan Divaksin

Sumber: Kolaka Online
Editor: MAIM

Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *