Berita Nasional Pendidikan

Latih Kepemimpinan Transformasional, Dosen FEB UMY Laksanakan Pengabdian Masyarakat

DURASISULTRA.ID, YOGYAKARTA – Kepemimpinan, dengan berbagai gaya dan variasinya, selalu manjadi topik hangat yang menarik untuk dibahas oleh kebanyakan orang. Apalagi, gaya kepemimpinan yang diperankan oleh seseorang mampu memberikan kontribusi nyata pada pencapaian tujuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat (secara ekonomi dan psikologis), tentu ini menjadi nilai dan kebanggaan tersendiri yang perlu untuk dikenang dan disemaikan.

Nabi Muhammad SAW dalam salah satu sabdanya, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, menegaskan bahwa “Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya.” Oleh sebab itu, seorang pemimpin perlu menyadari dan menanamkan keyakinan yang kuat dalam dirinya bahwa hakekat utama kepemimpinan adalah pertanggung-jawaban. Hal ini akan berimplikasi pada upaya ekstra sang pemimpin untuk peduli, menginspirasi, dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada  masyarakat.

Salah satu gaya kepemimpinan yang trend dan mendunia adalah kepemimpinan transformasional. Gaya atau perilaku kepemimpinan transformasional menyiratkan bahwa sang pemimpin menyajikan visi yang menarik kepada bawahannya dan menggunakan saluran komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pemikirannya. Pemimpin transformasional tidaklah tampil untuk mendikte dan menekan, melainkan ia berperilaku sebagai panutan dan memotivasi bawahannya untuk mencapai kinerja yang unggul melalui identifikasi diri dan organisasi. Pemimpin transformasional juga mengartikulasikan visi secara jelas untuk menggapai masa depan yang lebih baik, mendorong pada pencapaian tujuan bersama dan memberikan dukungan yang bermakna kepada bawahannya melalui individualized support, inspirational motivation dan intellectual stimulation.

Hal ini disampaikan oleh Dr. Udin, MM, yang merupakan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) selaku pembicara dan pelatihan utama dalam Pelatihan Kepemimpinan Transformasional, Sabtu (17/4/2021). Dalam pelatihan tersebut, Dr. Udin itu mengajak para hadirin untuk melihat lebih jauh tentang tujuan dan hakekat kepemimpinan transformasional.

Baca Juga  Amnesty International: Landasan Hukum Pembubaran FPI Bermasalah

Putra Daerah Sultra asal Labuan-Buton Utara itu juga menegaskan pentingnya kepemimpinan transformasional yang selalu ikhlas mengorbankan waktu, tenaga dan pikirannya untuk menginspirasi, mencintai, dan melayani orang lain dengan menukil salah satu sabda Nabi Muhammad SAW bahwa “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.”

“Pemimpin transformasional yang terbaik adalah pemimpin yang mampu memotivasi, mengarahkan dan menggugah orang lain untuk berubah, dari kondisi ingkar menjadi taat, dari jahiliah menjadi beriman, dari amoral menjadi berakhlak, dan dari orientasi mengejar syahwat duniawi menjadi ukhrawi” ujar dosen yang pernah menjadi salah satu dari 10 peneliti terbaik LLDIKTI Wilayah V DIY berdasarkan SINTA 2020 ini.

Pelatihan Kepemimpinan Transformasional ini dilaksanakan oleh Dr. Udin, MM sebagai bentuk kegiatan pengabdian pada masyarakat di CV Ning Sri, Sentul, Kabupaten Batang. Kegiatan yang dibuka secara lansung oleh Syaifuddin Zuhri selaku Office Manager ini diikuti dengan sangat antusias oleh para manajer dan karyawan CV Ning Sri.

“Pelatihan kepemimpinan yang membawa pada perubahan paradigma, bahwa esensi kepemimpinan adalah transformasi, menginspirasi dan mendorong pada pencapaian tujuan bersama, bukan pada maksimalisasi tujuan pribadi. Gaya kepemimpinan transformasional, seharusnya betul-betul layak diterapkan dalam berbagai organisasi atau perusahaan, baik profit maupun social-oriented,” ujar Syaifuddin saat menutup acara pelatihan tersebut. (MAIM)

Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *