Regional Tokoh

Inspirasi Kartini Bagi Yuni Nurmalawati: Terus Berkarya dan Berkontribusi di Tengah Keterbatasan

DURASISULTRA.ID, TOKOH – Jasad Kartini memang telah tiada, namun ruh dan kisah perjuangannya terus menginspirasi wanita-wanita Indonesia hingga saat ini. Tekad dan semangat Kartini seakan tak pernah padam, justru terus berkobar dan membakar semangat wanita Indonesia untuk meneladani perjuangannya dalam melahirkan karya-karya bagi pembangunan bangsa, termasuk bagi para wanita di Sulawesi Tenggara (Sultra). Tidak heran jika banyak kaum hawa di Sultra yang mampu mendapat kepercayaan untuk menduduki jabatan strategis, turut serta menjalankan roda pemerintahan.

Salah seorang wanita hebat kebanggaan Sultra yang patut dinobatkan sebagai Kartini Sultra ialah Dra. Yuni Nurmalawati, M.Si. Menjabat sebagai Kepala Biro Ekonomi Provinsi Sultra tentu bukanlah hal yang mudah, terlebih lingkup kerja yang mencakup 17 Kabupaten / Kota se Sultra. Namun, sosok Yuni Nurmalawati memang bukan perempuan biasa sehingga dengan kemampuan yang dimilikinya, pekerjaan tersebut tetap dalam dilaksanakannya olehnya. Bahkan Gubernur Sultra, Ali Mazi, memberi amanah tambahan sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Utara bagi Yuni.

Yuni mengaku, dirinya mampu melakukan hal demikian karena termotivasi dengan sosok Kartini yang dianggap sebagai sumber inspirasi dan spirit yang tidak berpangku tangan dengan segala keterbatasan yang ada.

“Bahkan Kartini mampu membebaskan diri dari belenggu kekangan pemikiran feodalisme terhadap pembatasan peran bagi wanita,” tuturnya.

Demikianlah semangat Yuni. Tidak heran jika dirinya memiliki energi yang kuat dalam menjalankan amanah. Bahkan di tengah masa pandemi saat ini, dirinya tetap mengajak kaum hawa untuk tetap berkarya dan memberi sumbangsih dalam pembangunan daerah.

“Sebagai seorang wanita mendapat amanah menjalani profesi ASN, kita harus tetap menjalankan pengabdian sesuai tupoksi, tetap profesional dan ikut mendukung segala kebijakan pemerintah, tentu dengan tetap menerapkan segala protokol kesehatan,” ujarnya.

Baca Juga  Bertahun-tahun Hilang, Sertifikat Tanah P2ID Kembali Dikuasai Pemprov Sultra

“Saya sendiri sebagai salah satu anggota tim satgas covid secara aktif ikut berperan dalam hal tersebut, baik terhadap staf langsung maupun kepada masyarakat dan mitra tugas,” terangnya.

Namun demikian, Yuni tetap mengingatkan agar para wanita tidak melupakan kodratnya sebagai seorang istri bagi suami, dan ibu bagi anak-anak.

“Kartini terus berjuang memantaskan diri tanpa lelah, dengan sikap dan kesantunan wanita, namun tidak melupakan kodratnya untuk mendampingi suami dan juga peran dalam rumah tangga,” ujanrya.

“Semua teladan Kartini harusnya menjadi contoh bagi wanita Indonesia saat ini, bahwa dimanapun kita beraktivitas, dimana sekat pembatas antara pria dan wanita sudah terbuka, namun sebagai wanita kita tetap tidak boleh melupakan tanggungjawab sebagai pendamping suami dan peran dalam keluarga,” himbaunya.

“Terlebih lagi di Bulan Ramadhan ini, sesibuk apapun aktivitas yang dijalani, tetapi keluarga tetap menjadi prioritas. Upayakan untuk tetap menyiapkan sahur dan berbuka bersama keluarga,” tutupnya.

Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *