Hankam Nasional

Hasil Investigasi Komnas HAM terhadap Kasus Penembakan Laskar FPI oleh Anggota Polri

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah melakukan rilis atas hasil investigasinya terhadap kasus penembakan laskar khusus Front Pembela Islam oleh Pihak Kepolisian, Jumat (8/1/2021).

Berikut kronologi singkat pembuntutan rombongan Muhammad Rizieq Shihab (MRS) hingga penembakan Laskar Khusus FPI:

  • Mobil rombongan MRS dibuntuti sejak keluar gerbang komplek perumahan, masuk ke Gerbang Tol Sentul Utara 2 hingga Tol Cikampek dan keluar pintu Tol Karawang Timur. Pergerakan iringan mobil normal, meskipun saksi FPI mengatakan adanya manuver masuk ke rombongan. Versi polisi mengaku hanya sesekali maju mendekat dari jalur kiri tol untuk memastikan bahwa target pembuntutan berada dalam iring-iringan mobil rombongan.

  • Rombongan keluar dari Pintu Tol Karawang Timur dan tetap diikuti oleh beberapa kendaraan yang melakukan pembuntutan. Sebanyak 6 (enam) mobil rombongan MRS melaju lebih dulu dan meninggalkan 2 (dua) mobil pengawal lainnya, yaitu Mobil Den Madar (Avanza Silver) dan Laskar Khusus (Chevrolet Spin) untuk tetap menjaga agar mobil yang membuntuti tidak bisa mendekati mobil MRS dan rombongan.

  • Kedua mobil FPI berhasil membuat jarak dan memiliki kesempatan untuk kabur dan menjauh namun mengambil tindakan untuk menunggu. Akhirnya mereka bertemu kembali dengan mobil petugas.

  • Bahwa 2 mobil pengawal MRS Den Madar dan Laskar Khusus yang masing-masing berisi 6 orang melewati sejumlah ruas jalan dalam kota kerawang dan turut diikuti oleh mobil pembuntut.

  • Bahwa terjadi kejar mengejar, saling serempet dan saling seruduk serta berujung saling serang, dan kontak tembak antara mobil laskar khusus FPI dengan mobil petugas, terutama sepanjang jalan internasional kerawang barat, diduga hingga sampia KM49 dan berakhir di KM50 tol jakarta cikampel

  • Bahwa di KM50 Tol Cikampek 2 laskar FPI ditemukan dalam kondisi meninggal, sedangkan 4 lainnya masih hidup dan dibawa oleh petugas kepolisian. Terdapat pula informasi adanya kekerasan, pembersihan darah, pemberitahuan bahwa ini kasus narkoba dan terorisme, pengambilan CCTV di salah satu warung dan perintah penghapusan dan pemeriksaan handphone masyarakat di sana.

  • Petugas mengaku mengamankan sejumlah barang bukti berupa 2 senjata rakitan jenis revolver gagang coklat dan putih, sebilah samurai, sebilah pedang, celurit dan sebuah tongkat kayu runcing.

  • Bahwa 4 anggota laksus ditembak mati di dalam mobil petugas saat perjalanan di KM50 ke atas menuju polda metro jaya, dengan informasi hanya dari petugas kepolisian, yang terlebih dahulu telah terjadi upaya melawan petugas yang mengancam keselamatan diri shingga diambil tindakan tegas dan terukur. Ini hanya informasi dari petugas kepolisian.

Halaman 1
Halaman 2
Halaman 3
Halaman 4
Halaman 5
Halaman 6
Halaman 7
Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Baca Juga  Terkait Kematian 6 Laskar, Markaz Syariah FPI Didatangi Utusan Kedubes Jerman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *