Berita Kendari Pelayanan Publik

Bina Tokoh Agama, Kemenag Sultra: Tokoh Agama Harus Jadi Obat Bagi Jiwa Masyarakat

DURASISULTRA.ID, KENDARI – Kemeterian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara (Kemenag Sultra) menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Tokoh Agama Islam Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara selama 3 hari di Hotel Azizah Syariah.


Kegiatan yang dimulai sejak tanggal 22 hingga 24 februari 2021 tersebut bertujuan untuk mendorong Penyuluh Agama Islam agar menyadari potensi mereka sebagai Tokoh Agama maupun Tokoh masyarakat yang memiliki tanggung jawab melakukan pembinaan ummat dalam rangka membantu tugas negara dengan cara mensosialisasikannya dalam bahasa Agama.

Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Jumaing menyampaikan, pentingnya semua elemen keagamaan, baik majelis taklim dan Penyuluh Agama Islam terlibat dalam program pembinaan ummat.


“Tokoh agama adalah tempat masyarakat berkonsultasi dan berdiskusi dalam rangka mengobati jiwa masyarakat, jadi peran Penyuluh Agama Islam maupun yang lainnya adalah memberikan obat secara psikis batin dan nuraninya masyarakat” jelas Jumaing, Rabu (24/2/2021).


Kepala seksi penyuluhan Agama Islam dan Sistem Informasi Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, Munawar menambahkan, penyuluh agama islam saat ini harus mampu hadir dalam permasalahan ummat sebagai Garda Terdepan Kementrian Agama.


“Kita harus hadir dalam problem ummat. Dengan begitu program program yang telah dirancang oleh Negara seperti pencegahan Narkoba, Radikalisme dan yang lainnya dapat terealisasi melalui peran Penyuluh Agama Islam,” terangnya.


Untuk diketahui, Penyuluh Agama Islam yang ada di Sultra saat ini berjumlah 1.398 Orang. Para penyusuluh tersebut terhimpun dalam sebuah wadah bernama Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FK PAI) yang tersebar di 17 kabupaten/kota di Sultra.

Reporter : MLS

Editor : MAIM

Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Baca Juga  Pembangunan Bandara Kolut Masuk dalam RPJM Nasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *