Nasional

Bela Hendropriyono, Abu Janda Sindir Pigai: “Sudah Selesai Evolusi Belom Kau?”

Permadi Arya atau Abu Janda kembali membuat jagad maya risih. Sosok kontroversial ini mengeluarkan pernyataan yang diduga menghina seorang Aktivis HAM, Natalius Pigai, dalam Akun Twitternya, Sabtu (2/1/2021).

Hal tersebut dilakukannya ketika memberikan pembelaan kepada Abdullah Makhmud (AM) Hendropriyono atas twit Natalius Pigai.

Abu Janda menyebutkan bahwa rekam jejak AM Hendropriyono. Sehingga tak perlu diragukan lagi bahwa setiap saran dan pendapatnya adalah hal yang baik untuk kehidupan berbangsa.

“Kapasitas Jend. Hendropriyono: Mantan Kepala BIN, Mantan Direktur BAIS, Mantan Menteri Transmigrasi, Profesor ilmu Filsafat Intelijen, Berjasa di berbagai operasi militer,” kata Permadi di akun Twitternya, Sabtu (2/1/2021).

Dia lantas membandingkan kapasitas mantan Ketua Umum PKPI itu dengan Natalius Pigai.

“Kau @NataliusPigai2 apa kapasitas kau? sudah selesai evolusi belom kau?” ungkap Permadi.

Sebelumnya, Natalius Pigai menanggapi pernyataan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono yang mewanti-wanti organisasi pelindung mantan anggota FPI.

“Ortu mau tanya. Kapasitas Bp di Ngr ini sbg apa ya, Penasehat Pres, Pengamat? Aktivis?. Biarkan diurus gen Abad ke 21 yg egaliter, humanis, Demokrat,” kata Natalius Pigai dikutip dari akun Twitter pribadinya, @NataliusPigai2, Sabtu (2/1/2021).

Pigai mengaku pernah ditawari jabatan Wakil Kepala BIN dan jabatan Duta Besar (Dubes) oleh AM Hendropriyono. Namun jabatan itu ditolak mentah-mentah.

“Km tdk butuh hadirnya dedengkot tua. Sebabnya Wakil Ket BIN & Dubes yg Bp tawar saya tolak mentah2. Maaf,” tandas Pigai.

Mantan Komisioner Komnas HAM itu membagikan tautan berita berjudul “Pemerintah Larang FPI, Hendropriyono: Organisasi Pelindungnya Tunggu Giliran”.

Dalam berita itu disebutkn Guru Besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara dan Sekolah Tinggi Hukum Militer, AM Hendropriyono, mewanti-wanti kepada organisasi pelindung mantan anggota FPI.

Baca Juga  Abdul Mu’ti Diusulkan Jadi Kandidat Menteri Dikbudristek

“SKB 3 Menteri hari ini ditambah Polri, Kejagung dan BNPT, menjadikan FPI sbg organisasi terlarang. Semangatnya juga mengacu pada bukti keterlibatan 37 anggotanya dalam kegiatan terorisme,” kata Hendropriyono dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (30/12/2020) malam. (FAJAR/MSN/POJOKSATU/MAIM)

Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *